Wednesday, March 29, 2006

Pasfoto

Baru2 ini, Aku mulai cari kerja lebih serius. Aku pingin bekerja sebagai penerjemah bahasa Indonesia. Jadi, lagi cari perusahaan Penerjemahan dan aku akan kirim surat kepada perusahaan-perusahan tersebut.

Surat-surat untuk kirim kepadanya hampir semua disiapkan.

Tapi, masih ada yang belom siap. Itu potoku. Biasanya kalo bikin surat riwayat kerja, potonya pasti diperlukan, kan?

Aku punya sih pasfotonya. Tapi itu diambil waktu aku masuk universitas di Indonesia, yakni, hampir 1 tahun setengah yang lalu. kolo aku pake poto ini, masalah ga ya?
wajahnya lebih muda dan lebih putih! daripada wajah sekarang.
Waktu ujian wawancara, pasti orang kantor sangka aku orang lain,, hehehe.

Dan warna latar belakang poto adalah MERAH... kolo di Jepang biasanya PUTIH. Pasti ketahuan deh aku pake poto lama, poto yang diambil di Indonesia...

Aku kudu pergi ke mesin foto(Di jepang ada mesin foto kayak ATM dan kami bisa ambil pasfoto diri sendiri tanpa kameraman dan jadinya cepat loh, nunggu cuma 5 menit doang), tapi karena baru pindah, aku belom tahu tempatnya,,,

ahh males...kudu mulai dari nyari tempat mesin poto.

Tuesday, March 28, 2006

Sakit Otot yang Parah

Di depan apartmenku, ada sebatang pohon sakura. Pohon ini lagi berbunga dengan penuh!!
Indah banget kan?

Baru-baru ini, setiap hari aku berjalan-jalan selama beberapa jam sambil belanja dan lain2.
Karena udaranya udah mulai hangat, enak jalan2 dan asik berkeliling di kota baru.

Tapi, hal yang aku ga tersangka terjadi. Betisku dua-duanya jadi sakit otot.

Hemm,,, aku baru tahu betapa kurangnya berolahraga...cuma jalan2 doang langsung sakit otot.
Aku selalu berolahraga sejak SD, jadi aku sebenarnya sedikit percaya diri tentang badanku ato kekuatan badan...Jadi,

pegalaman baru loh buatku, cuma jalan2, terus jadi sakit otot BETIS!

Udah beberapa hari lewat sesudah aku jadi sakit otot, tapi sakitnya belum sembuh nih...

Monday, March 27, 2006

Pertemuan yang kebetulan

Sabtu kemarin, aku ikuti kegiatan sukarelawan di suatu tempat. kegiatan ini bertujuan membantu orang asing yang tinggal di kota kami. Sebagai penerjemah, kami menemani orang asing di tempat umum, misalnya seperti di kantor walikota ato di sekolah dll dan membantu mereka untuk mengurus macam2 hal.

Sesudah kegiatan selesai, aku menuju ke stasiun kereta untuk pulang. Waktu itu, aku liat seseorang.

Tumben, ada orang yang pake jilbab. Mahasiswa pertukaran kali. Di kota ini, lumayan banyak orang asing tinggal karena ada banyak universitas dan ,, dan,, kenapa ya? Ga tahu alasannya, tapi di kota ini banyak orang asing tinggal dibandingkan di kota lain sekitarnya.

Aku liat cewek itu.

Dia juga lihatku agak lama.

"Mayu~~~!!!"
"W~~~~~!!!"

Dia temanku yang kenal di Indonesia! Dia sekarang belajar bahasa Jepang di sebuah universitas di Tokyo. Aku udah tahu hal itu, tapi, ga pernah hubunginya sesudah dia pergi ke Jepang.

Kebutulan banget.

Iyaa, ada juga ya pertemuan yang kebetulan kayak gini.
Selama sehari, saya senang sekali karena ketemu lagi ama temanku.

Boneka kesayanganku(Foto ini tidak ada hubungan dengan cerita...)

Sunday, March 26, 2006

Musim Semi Udah Datang

Hari ini aku dan pacarku pergi ke taman Inokasira yang dekat dari apartmen kami. Sakura belom bermekar, tapi karena udaranya udah mulai hangat, banyak orang juga jalan-jalan ke taman ini.

Kami makan siang dan minum bir di sana. Kenapa makanan dirasakan lebih enak ya kalo dimakan di luar?

Di bawah pohon sakura, banyak orang duduk dan makan2 dan minum2, yakni mulakukan hanami (piknik untuk menikmati pemandangan bunga) walaupun sakura belom berbunga.

Selama seminggu yang akan datang, mungkin sakura berbunga dengan penuh.

Friday, March 24, 2006

Balik ke Tokyo

Pada tanggal 21, aku balik ke Tokyo. Selain Kanazawa dan Fukui, aku mampir ke Osaka juga. Beberapa teman lama tinggal di Osaka. Salah satu teman tinngal di apartmen. Dia beli apartmen tahun kemarin.
Dia cewek, masih single, dan seumurku. Tapi dia milih beli apartmen buat diri sendiri. Hebat ya. Aku belum berani beli apartmen ato rumah. Aku ga mau punya utang gede banget.
Jadi aku milih nyewa apartmen.

Apartmen baruku masih kaco, barang2nya belom diberesin. Tapi aku enak di apartmen, habis luaaas(cuman tambah 1 kamar aja sih, tapi buatku cukup luas).

Oh ya! hari ini, hari ulang tahun sahabatku di Indonesia.
Happy Birthday Tia !

Monday, March 20, 2006

Mudik Yuk!

Sejak tanggal 17 sampe 18,aku pergi ke Kanazawa(dari Tokyo kira-kira 8 jam dengan bus).
Kanazawa adalah tempat kampusku dan tempat kerja lamaku.
Aku tinggal di sini selama 11 tahun.

Pada tanggal 17,aku ketemu ama teman2 tempat kerja lama. Aku bisa ketemu lebih 10 orang teman!


Esok hari, aku jalan2 di pusat kota. Fotonya salah satu tempat belanja kesayanganku.
Habis jalan2, aku pergi ke kampung halamanku, Fukui. Fukui dekat dari Kanazawa. Kalo pake kereta,Cuma 2 jam.

Friday, March 17, 2006

Selamat Tinggal  Si Ayam!

Kemarin aku Pindah apartmen.

Di apartmen lama,kadang2 terlihat beberapa ayam. Ayam itu dipelihara oleh pemiliK apartmenku yang tinggal di depan apartmentku.

kini, di Jepang jarang ketemu sama ayam di jalan. Jadi aku suka lihat mereka. Habis pemandangannya kayaK Indonesia.

Tapi,aku akan pindah, harus berpisah ama mereka. Sayang sekali...

Tuesday, March 14, 2006

Lampu Mati!

Kemarin malam, sekitar pukul 22.30, tiba2 lampu mati di sekitar rumahku.
Pada awalnya aku kirain breaker Listrik rumahku mati karena pake banyak listrik. Ternyata di sekitar rumah, semuanya mati lampu.

Aku nyari lilin dan nyalain 2 batang lilin. kalo lampu sentor, udah dimasukin ke dalam kardus untuk pindah.

Tumben banget terjadi mati lampu di Jepang dan cukup lama listriknya mati, kira2 1 jam ya. karena gelap, aku mulai siap tidur. Tapi, lampu baru hidup kembali.

Tadi pagi, aku cari berita tentang mati lampu kemarin malam di dalam surat kabar, tapi tidak ada imformasinya. Mati lampu kemarin alasannya apa sih?

Tetapi, karena menjelang malam berbulan purnama, luarnya lebih terang daripada dalam rumah.
Cahaya lilin juga indah sekali. Sambil menikmati cahaya lilin, aku minum syochu (sejenis alkohol Jepang).

Lilin yg Kupake.Yang Gede Dibikin Oleh Temanku

Monday, March 13, 2006

Temanku, iBook

Hari ini pun aku ada di rumah mulu.
Sejak balik ke Jepang, aku selalu ada di rumah. Sebenarnya aku mo cari kerja dan lagi cari kerja juga, tapi belom dapet.

Aku udah bosan ada di rumah mulu. Aku teringat kata2 sahabat orang Indonesiaku. Dia juga cari kerja sudah beberapa bulan waktu aku masih di Indonesia. Dulu, dia bilang dia bosan ada di kosan mulu, tapi tidak ada duit buat main.
iya,, sekarang aku sungguh2 mengerti perasaannya. Waktunya banyak tapi ga ada duit.

Di Jepang, kalo mo pindah, banyak duit dihabiskan ketika kami mengontrak untuk nyewa apartmen baru.
Pada umumnya, Sejumlah uang yang sama dengan uang sewa buat 6 bulan diperlukan buat dibayar sebagai uang kontrak. (kalimatnya kacau..ya. Bisa mengerti ga? misalnya, kalo uang sewa apartmen 100.000 yen perbulan, kami bayar dulu kira-kira 600,000yen waktu baru mengontrak.) Uang ini bukan uang sewa buat 6 bulan, melainkan uang untuk kontrak. Jadi, selain duit di atas, kami harus bayar uang sewa setiap bulan.

Aku akan pindah dan udah bayar uang kontrak. Jadi, sekarang duitku ga cukup buat hidup dengan mewah, aku harus berhemat sampai dapat pekerjaan baru.

Jadi, aku selalu ada di rumah.
Terus aku sering buka Internet dan liat situs2 lain, nulis blog ini dan kirim E-mail sehingga aku selalu bersama dengan ibook yang kesayanganku.
Sejak aku balik ke Jepang, dia yang paling lama bersamaku di antara teman2ku.

Gimana sih hidup kayak gitu?

Humm, pasti ga baik, ga sehat...

Lusa, aku akan pindah ke apartmen baru. Setelah pindah, aku akan mengubah hidupku.Sumpah deh!

Temanku yang Paling Dekat Selama Ini

Sunday, March 12, 2006

Kereta Bawah Tanah yang Rumit

Kemarin aku ikuti ujian kemampuan bahasa Indonesia di Tokyo. Ini ujian wawancara. Dulu, aku ikuti ujian tertulis pada Januari tahun ini dan aku lulus (hebat2 hehehe), jadi kemarin ikut ujian kedua, yaitu ujian wawancara.

Temapt ujian ada di Tokyo. Untuk ke sana, aku harus naik kereta dan kereta bawah tanah. Jalan ke tempat ujiannya rumit... aku harus pindah kereta dua kali.

Trayek kereta dan kereta bawah tanah di Tokyo rumiiiit sekali. Aku harus cari jalan yang paling cepat dan paling murah.

Sekarang kami bisa cari jalan lewat Internet. Aku cari jalan di suatu situs di Internet dan catatnya di agendaku.

Walaupun demikian, waktu aku menuju tempat ujian, hampir aja aku nyasal...

iya,, aku orang kampung nih,,, belom biasa pindah kereta bawah tanah..

Aku bisa ga sih hidup di Tokyo nanti?

Trayek Kereta Bawah Tanah Sangat RumiT!

Friday, March 10, 2006

Dua Gelas Bir

Kemarin malam, aku ikuti kursus bahasa Indonesia di Yokohama. Sejak balik ke Jepang, aku ikuti kursus itu seminggu sekali, yaitu setiap hari Kamis. Gurunya orang Indonesia dan teman2 yang ikuti kursus 6 orang. Ada bapak2 dan ibu2 juga. iya, hampir semua termasuk guru, bapak2 dan ibu2..ya. Aku sekarang 32 tahun, tapi paling muda di dalam kelas.

Habis kursus, kami dan guru pergi ke restoran dan ngobrol sambil makan2 dan minum2 setiap kali. kalo pak guru, beliau orang kristen, (jadi?) selalu minum anggur merah.
Lucunya, ada bapak yang datang kursus untuk pertemuan ini daripada untk belajar. Sebab senang ngobrol ama teman2 dan guru. Aku juga suka ikuti pertemuan ini.

Di dalam pertemuan ini, aku selalu minum bir hanya 2 gelas gede (gelas seperti ada di warung di Indonesia). Sebenarnya, aku mo minum lebih banyak, tapi harus naik kereta listrik 45 menit untuk pulang ke rumah, jadi cuma 2 gelas aja supaya ga mabuk. soalnya kalo naik kereta dengan mabuk, aku nanti merasa ga enak. Dulu, waktu naik kereta setelah minum bir banyak, aku mual banget di dalam kereta, tapi ga mau muntah di dalam kereta, aku tahan nih sampe di stasiun yang aku akan turun, dan habis turun, langsung berlari ke toilet dan muntah-muntah...hehehe. Pengalaman yang pahit ya.

kalo ada orang yang baca blog ini sambil makan, sory ya,cerita jorok.

Jadi, aku selalu minum 2 gelas aja kalo akan naik kereta.

Orang harus belajar dari pengalaman!

Wednesday, March 08, 2006

Berita Indonesia yang Indonesia Banget

Di dalam sebuah surat kabar Jepang hari ini, ada berita tentang Indonesia. Berita adalah kecelakaan kereta listrik di Jakarta.
Menurut berita, karena banyak orang (lebih 200 orang) naik di atas atap kereta, atap kereta roboh dan banyak orang terluka. Untungnya, ga ada orang tewas.
tapi, hum... Indonesia banget ya.

Waktu aku ada di Indonesia, aku kadang2 naik kereta. Waktu itu selalu ada beberapa orang di atas kereta. Sejujurnya, aku mau coba naik sampe atap. Aku mau tahu rasanya di atas atap waktu kereta brjalan. Tapi aku ga pernah coba. Biasanya orang2 yang naik cowok saja. Aku tdk pernah liat cewek yang naik. Aku ga bisa minta teman2 orang Indonesia untk naik ke atap bareng. Habis pasti mereka nolak mintaku dan mereka pikir aku gila.

Ada juga tempat kuingin duduk selain atap. Itu adalah pintu masuk gerbong. Pintunya selalu terbuka sehingga angin sejuk selalu masuk. Pasti enak kalo duduk ato berdiri depan pintu. Tapi di sana juga ga terlihat cewek. kenapa ga ada cewek.. Soalnya, bahaya! iyalah bahaya banget! Ada kemungkinan jato dari gerbong yang lagi berjalan.

Aku udah cukup dewasa dan pahami situasi berbahaya, jadi, tak akan coba naik ke atap ato duduk di pintu masuk gerbong walaupun ada kesempatan. Cuman keinginan dalam hati aja. jadi,Ga usah khawatir deh.

Monday, March 06, 2006

Tanda Musim Semi

Di Jepang, musim semi sudah mulai datang. Di sana sini, kami bisa liat bunga2 yang mulai berkembang sedikit demi sedikit. Sekarang, pohon aprikot Jepang (nama bahasa Jepang "ume") sedang lebat berbunga kayak foto di bawah. tampaknya agak mirip sama "sakura", tapi lebih sederhana dan kurang mewah dibandingkan sama "sakura".
Kebanyakan orang Jepang lebih gemari "sakura" daripada "ume". Waktu musim "sakura", banyak orang suka piknik (namanya "hanami") di bawah pohon bunga "sakura".

Tapi, kalo aku, suka "ume" dan "sakura" dua-duanya.
"Ume" tidak begitu mewah, tapi, ada wangi sedikit, dan pohon "ume" lah yang jadi tanda musim semi akan datang.

Di dekat dari apartmen baruku, ada taman besar yang punya banyak pohon "sakura".
Waktunya Musim "sakura" tergantung setiap daerah. Kalo daerahku, mungkin pada akhir Maret.
Aku nunggu datang musim "sakura". Nanti aku akan motret pohon "sakura" yang sedang lebat berbunga di taman tersebut.
Pandagannya pasti akan indah banget, hebat, dan mengharukan!

Pohon Aprikot Jepang

Sunday, March 05, 2006

Cara buang sampah di Jepang

Aduh.. udah masuk bulan Maret. Waktunya berlalu begitu cepat.

Aku udah dapat apartmen baru di Tokyo. kami akan pindah ke sana pada tanggal 16 Maret. Jadi sekarang aku kadang2 beres2in banyak barang. Misalnya, buang banyak majalah lama, bawain buku2 lama untuk dijual ke toko bekas, dan buang barang2 yang tak dipake lagi, tapi pemberesannya tidak begitu maju. Masih banyak barang yang nunggu diberesin.

Soalnya, kami ga bisa buang sampah kapan saja seenaknya.

kalo mau buang sampah, kami harus patuhi peraturan megenai cara buang sampah. Setiap rumah punya brosur megenai cara memilah-milah sampah dan kami buang sampah dengan sesuai brosur tersebut.

Misalnya, kalau di kota kami,

1, sampah yang boleh dibakar (sampah dapur, barang yang terbuat dari plastik, kulit, kayu, dll)
- harus dibuang setiap hari Selasa, kamis dan Sabtu

2, sampah yang tidak boleh dibakar ( barang yang terbuat dari kaca, kaleng)
- harus dibuang pada hari Jumat ke-2 dan ke-4

3, sampah yang tidak boleh dibakar ( barang yang keculai 2(atas), misalnya, barang yang terbuat dari keramik dan barang yang berbahaya seperti pisau, gunting, dll)
- harus dibuang pada hari Jumat ke-2 dan ke-4

4, kertas(harus dipisahin surat kabar, kardus, kemasan minuman seperti susu, jus, dan kertas yang lain)
- harus dibuang pada hari Jumat ke-1 dan ke-3

5, baju bekas dan kain2
-harus dibuang pada hari Jumat ke-1 dan ke-3

6, botol yang terbuat dari pet (seperti botol aqua)
-harus dibuang pada hari Jumat ke-1 dan ke-3

2, 4~6 akan didaur ulang.

7, barang yang besar (seperti perabot, sepeda, kasur, dll)
-kami harus menelpon ke pusat pengumpulan sampah dan minta bawain barang tersebut ke pusat itu dan harus bayar juga 500yen (kira2 Rp.40,000 ) per barang.

Gimana ya,,, pusing bangeeeet kan?
tapi, ini buat menjaga lingkugan kami, jadi apa boleh buat. Bagi orang Jepang, sudah terbiasa buang sampah kayak gini.

Waktu baru tinggal di Indoneia, aku heran cara buang sampah di sana. Hampir tidak ada peraturan. kami bisa buang apa saja, kapan saja, dengan campur semua sampah. kadang2 terlihat tempat sampah kering dan basah. tapi, ini ada ga artinya?
kalo hujan, semuanya jadi basah. Buat apa sih milah2 sampah? Kalo ada orang bisa jelasin, tokong kasihtahuku!

Brosur ttg Cara Buang Sampah