Sunday, March 05, 2006

Cara buang sampah di Jepang

Aduh.. udah masuk bulan Maret. Waktunya berlalu begitu cepat.

Aku udah dapat apartmen baru di Tokyo. kami akan pindah ke sana pada tanggal 16 Maret. Jadi sekarang aku kadang2 beres2in banyak barang. Misalnya, buang banyak majalah lama, bawain buku2 lama untuk dijual ke toko bekas, dan buang barang2 yang tak dipake lagi, tapi pemberesannya tidak begitu maju. Masih banyak barang yang nunggu diberesin.

Soalnya, kami ga bisa buang sampah kapan saja seenaknya.

kalo mau buang sampah, kami harus patuhi peraturan megenai cara buang sampah. Setiap rumah punya brosur megenai cara memilah-milah sampah dan kami buang sampah dengan sesuai brosur tersebut.

Misalnya, kalau di kota kami,

1, sampah yang boleh dibakar (sampah dapur, barang yang terbuat dari plastik, kulit, kayu, dll)
- harus dibuang setiap hari Selasa, kamis dan Sabtu

2, sampah yang tidak boleh dibakar ( barang yang terbuat dari kaca, kaleng)
- harus dibuang pada hari Jumat ke-2 dan ke-4

3, sampah yang tidak boleh dibakar ( barang yang keculai 2(atas), misalnya, barang yang terbuat dari keramik dan barang yang berbahaya seperti pisau, gunting, dll)
- harus dibuang pada hari Jumat ke-2 dan ke-4

4, kertas(harus dipisahin surat kabar, kardus, kemasan minuman seperti susu, jus, dan kertas yang lain)
- harus dibuang pada hari Jumat ke-1 dan ke-3

5, baju bekas dan kain2
-harus dibuang pada hari Jumat ke-1 dan ke-3

6, botol yang terbuat dari pet (seperti botol aqua)
-harus dibuang pada hari Jumat ke-1 dan ke-3

2, 4~6 akan didaur ulang.

7, barang yang besar (seperti perabot, sepeda, kasur, dll)
-kami harus menelpon ke pusat pengumpulan sampah dan minta bawain barang tersebut ke pusat itu dan harus bayar juga 500yen (kira2 Rp.40,000 ) per barang.

Gimana ya,,, pusing bangeeeet kan?
tapi, ini buat menjaga lingkugan kami, jadi apa boleh buat. Bagi orang Jepang, sudah terbiasa buang sampah kayak gini.

Waktu baru tinggal di Indoneia, aku heran cara buang sampah di sana. Hampir tidak ada peraturan. kami bisa buang apa saja, kapan saja, dengan campur semua sampah. kadang2 terlihat tempat sampah kering dan basah. tapi, ini ada ga artinya?
kalo hujan, semuanya jadi basah. Buat apa sih milah2 sampah? Kalo ada orang bisa jelasin, tokong kasihtahuku!

Brosur ttg Cara Buang Sampah

5 comments:

Anonymous said...

ih...mayu-san....repot ya...di sana....
tapi kan bagus....teratur ya,,,
perlu dipisah kan supaya gampang ngebuangnya,,,,yang bisa didaur ya didaur....yang ga bisa ya dibakar ato diancurin,.,,,hihihih

mayu said...

iya, repot banget kan? tapi aku udah terbiasa. kalo kota yang aku akan pindah, lebih repot. kalo sampah plastik, harus dipisahin lagi.
satunya plastik yang telah dipake buat kemasan seprti kemasan kue, kemasan sanmpo. satu laginya buatan dari plastik(selain kemasan).
Bisa ngerti ga maksudnya? kalo plastik kemasan didaur lagi oleh perusahaan yang jual barang itu (misalnya perusahaan kue), dan sampah plastik lain dibakar.
pusing ya,,,

katie said...

wahh disana buang sampah aja kok rumit banget yah >__< sangat malass xD hihi~

mayu said...
This comment has been removed by a blog administrator.
mayu said...

iya, males nih. jadi baut pisahin sampah, di dapur ada banyak tempat sampah..
repot sekali...