Tuesday, April 11, 2006

Pertemuan Kembali Sama Dosenku

Pada akhir Maret, satu keluarga orang Indonesia pindah ke tempat yang dekat apartmenku.
Mereka adalah dosen2 ku waktu aku belajar di Indonesia. Suami-istri dua-duanya dosen bahasa Indoesnia, dan kali ini suaminya mengajar bahasa Indonesia di sebuah universitas di Tokyo. Oleh karena itu, mereka pindah ke Jepang sama sekeluarga.

Rumah mereka kebutulan dekat dari apartmenku. Jadi, sejak mereka datang, aku sering (hampir setiap hari) ke rumahnya dan membantu mereka. Soalnya mereka belom bisa berbahasa Jepang.

mungkin buat mereka, paling susah belanja. Mereka muslim, harus hati-hati memilih makanan dan bahan makanan yang halal. Di Jepang, banyak sekali makanan yang digunakan babi dan alkohol. Tapi, mereka belom bisa baca tulisan bahan-bahan makanam, jadi, aku bantuin mereka.

Selain itu, waktu pergi ke rumah sakit, ke Sekolah pun, aku nemani mereka.

Mantan dosenku punya 2 anak. satunya berumur 6 tahun, lainnya 2 tahun setengah. Mungkin, yang kecil nyangka aku pembantu baru,,, kan, setiap hari mengurus keluarganya.

Kehidupanku tiba2 sibuk, tapi aku gapapa. Aku suka baget sama mereka.
Dan waktu aku baru tinggal di Indonesia, aku juga dibantuin banyak teman2 orang Indonesia di satu kosanku. Mereka baiiik sekali selalu bantuinku. Jadi aku pingin bantuin juga orang Indonesia.sekarang giliranku.
Aku bisa mengerti perasaan mereka yang baru datang ke negara asing, apalagi mereka ga bisa bahasa Jepang.
Aku juga dapat sempat gomong bahasa Indonesia dan bisa tahu kehidupan keluarga orang Indonesia.

Yang lagi kubelajar itu bahasa kanak-kanak Indonesia!


Bunga dihias di depan pintu masuk apartmenku. Bunga minggu ini "marguerite"

2 comments:

WeNda said...

ihhh.....kebetulan banget mayu-san!!!
dosen nya ga bisa ngomong JePang??
bukannya itu dosEn mayu seLama di JaKArta??

bunganya bagus deh!! =)

mayu said...

iya, dosennya dosen UI, dosen program bahasa Indonesia.
mereka kasihan baget karena selain ibu, semuanya kena cacar air sesudah baru datang ke Jepang...