Thursday, September 07, 2006

Langkah Pertama yang penuh semangat

Hari ini aku makan siang sama teman sekantor lama(kantor yang supersibuk)di Shinjuku. Temanku juga udah berhenti kerja pada akhir Juni(Dia juga bekerja cuma tiga bulan doang). Alasannya sama. Terlalu sibuk.

Dia punya cita-cita, yaitu menjadi aromaterapis. Dia pergi ke sekolah untuk menjadi aromaterapis sejak April, tapi karena terlalu sibuk, tidak bisa belajar dan latihan di rumah. Jadi tidak hanya cape dan sibuk, dia stres juga keadaan ini.

Tapi akhirnya dia bisa lulus ujian akhir sekolah dan diterima sebagai staf sebuah kantor aromaterapis yang diinginkannya. Lalu dia mulai bekerja sebagai aromaterapis dari September.

Aku juga sama,stres banget karena gak ada waktu belajar. Setiap pagi aku belajar bahasa Indonesia kurang satu jam di kafe yang dekat kantor sebelum masuk kerja, tapi waktunya tidak cukup.
Walopun bisa dapat banyak gaji, keadaan seperti itu ditak bagus buatku, jadi aku juga berhanti kerja dan mulai cari kerja lain.
Dan, untungnya, dua hari yang lalu aku dapat satu kerja lagi. Mungkin itu kerja pertama sebagai penerjemah.
Iya, lumayan bagus kan, aku bisa mulai hidup baru dengan dua kerja yang berhubungan dengan bahasa Indonesia.

Dengan demikian, kami dua-duanya senanag banget.

Sambil makan siang, kami mengobrol tentang kantor lama kami. Betapa banyaknya kami kerja, betapa capenya setiap hari, kenapa kami terpaksa bekarja sebanyak banget padahal pegawai kontrak sementara,,(biasanya pegawai kontrak tidak bekerja lembur begitu banyak),,kami gak bisa berhenti bicara.

Tapi,sekarang semuanya udah lewat dan tinggal banyak duit.
Pengalaman yang kami begadang di kantor pun udah berubah kenangan yang indah...


Semoga temanku akan sukses dalam kerja baru.

Saturday, September 02, 2006

Liburan Lamaku Baru mulai

Aku akhirnya jadi bebas dari kehidupan yang tidak manusiawi.
Pada hari terakhir kerja, aku terima buket dan kado dari teman2 kantor padahal aku bekerja cuma kurang empat bulan.

Potonya bunga buket nih. Aku udah buka buket dan masukin tiap bunga ke vas-vas kecil.

Dari September, aku mulai lagi cari kerja yang bisa pake bahasa Indonesia. Sebenarnya sih, aku udah dapat satu kerja, yaitu guru bahasa Indonesia di sebuah tempat. Tapi statusnya masih magang, jadi aku lagi belajar cara mengajar.

Nanti menjadi guru, aku kasihtahu ya.