Wednesday, May 23, 2007

Bahasaku Kacau

Sudah setahun setengah sejak aku kembali ke Jepang dari Indonesia. Gara-gara itu, bahasa Indonesiaku semakin lama semakin kaco. masalahnya, banyak kosakata yang bisa kupake di sana sudah lupa.

Pada suatu hari, aku ngomong sama orang Indonesia tentang perbedaan wisuda universitas antara Indonesia dan Jepang.

aku: Kalo wisuda di Indonesia, kan, ada penghargaan kepada wisudawan terbaik.
tapi kalo jepang, biasanya wisudawan dapat jenazah aja.

Teman: Seram! Nggak mau. Berat lagi.

aku: ??

Teman: Mayu, bukan jenazah, IJAZAH!

aku: Ohh, itu itu, ijazah.

Iyaa malu deh. Tapi sering terjadi percakapan2 kayak gini.
Kalo ada kosakata yang ingatannya sudah kurang tepat, aku coba pake.
50%lah, aku salah... kesalahannya selalu kayak gitu, bunyinya aja mirip.

Gimana ya, aku? aku sudah guru bahasa Indonesia dari April. Tapi,,,
kemarin juga, aku mau nulis kata "anjing" di papan tulis, tapi tiba-tiba lupa, perlu ga ya "g" di belakang?
Aku tanya murid yang ada paling dekat aku dengan suara kecil.

Lama-lama kepercayaan sebage guru dari murid akan hilang kali.

Aku pernah dengar cerita lucu dari teman Jepang.

Katanya, dia mau beli es kelapa di kaki lima.
Terus, dia bilang " Minta es kepala satu!"
Tukangnya bingung.
"kok, ga ngerti kata2ku" dia pikir.
"Es kepala, pak!" dia ulang lagi dengan jelas.
Tukangnya baru sadar.
"Es kelapa ya, Mbak?"

Seram lagi yaa, kalo bapak kasih es kepala. Ini cerita horor apa?

Saturday, May 19, 2007

Bertunas

Pada awal Mei, aku nanam biji bunga.

Pada tanggal 15 Mei, aku menemukan tunas keciiiil banget. Hore~~~ bertunas.



Tiga hari kemudian, tunasnya tambah banyak!