Wednesday, April 16, 2008

[info]konsultasi gratis oleh tenaga ahli untuk warga asing

hari ini, aku mau kasih tahu info tentang konsultasi ahli untuk orang asing.

Di Tokyo, konsultasi gratis oleh tenaga ahli untuk warga asing diadakan hampir setiap bulan di kota/wilayah di Tokyo secara relay.

Tahun ini, konsultasi yang pertama diadakan di MIA(Asosiasi Internasional Musasiho), Kota Musashino.

Dalam konsultasi ini, Anda dapat berkonsultasi mengenai masalah hukum seperti visa, kawin dan cerai, asuransi dan pensiunan, pendidikan, masalah perburuhan, masalah hati dll. Rahasia Terjamin, Tak Perlu Janji, GRATIS!

Siapa saja bisa berkonsulutasi di sana asal Anda orang asing.

Tenaga ahli terdiri dari pengacara, notaris, konsultan buruh, konsultan asuransi sosial, psikolog dll.

Penerjemah yang tersedia : penerjemah bhs Indonesia, bhs Inggris, bhs China, bhs Spanyol, bhs Thailand, bhs Korea, bhs Rusia, bhs Pilipina, bhs German, bhs Arab, bhs Tamil, bhs Hindi, bhs Vietnam, bhs Portugal dll.
Penerjamah itu penerjemah sukarelawan di MIA.

Tanggal/Pukul : Sabtu, 26 April, pukul 14.00-17.00

Bertempat di : Lt.10 Swing Building, satu menit jalan kaki dari pintu utara Stasiun Musasisakai, lin Chuo, JR.

MIA (武蔵野市国際交流協会)



Konsultasi berikutnya akan diadakan di "Esena ota" , Wilayah Ota pada Minggu 25 Mei.
(kalo info lebih detail kudapat, nanti aku kasih tahu ya)

Kalo ada teman orang asing(maksudnya bukan orang Jepang) yang lagi bermasalah tentang visa atau kawin/cerai dan lain2, silakan kasih tahu infonya ya.

Thursday, April 10, 2008

Nasi Campur dan Es Campur yang mungil

Aku dapt oleh-oleh dari orang Jepang yang tinggal di Jakarta.

Oleh-olehnya ini.


Nasi campur dan es campur!
Yang putih itu kartu nama, jadi ukuran nasi campur dan es campurnya keciiiiil sekali.


Kalo nasi campur ini, bakinya lebarnya cuma 5cm... Aquanya cuma 3 cm.
Di atas ikannya ada sambal juga.


Es campur juga kayak benaran. sendoknya pas sama yang di kantin sastra di UI.
whuuu, aku jadi pingin makan es campur. Es campur itu salah satu makanan kesayangan di Indonesia dan sering kali aku makannya di kantin.

Tidak adakah restoran tempat aku bisa makan es campur di Jepang?

Thursday, April 03, 2008

Perpisahan

Kemarin, teman sekeluarga orang Indonesia kembali ke Indonesia. Aku dan suamiku mengantar mereka ke Bandara Narita.

Selama dua tahun, kehidupan kami berjalan bersama mereka. Seperti aku tulis di posting lama, bapak dan ibunya mantan dosenku di Universitas Indonesia, dan habis aku balik ke Jepang, beberapa bulan kemudian, mereka datang ke Jepang. Kebetulan rumahya berdekatan, kehidupan baruku dan mereka di Jepang mulai hampir bersamaan.

Kegiatan rutinku selama ini adalah menemani ibu ke dokter gigi sekali seminggu( perawatan gigi makan waktu lama, kan? Aku sudah jadi juru bahasa yang jago dalam bidang dokter gigi hehehe). Setiap kali Habis dokter gigi, main ke rumahnya dan belajar bahasa Indonesia, ngobol, makan, dan kadang2 bacakan surat-surat dari SD.
Tapi kegiatan rutin itu pun sudah habis karena mereka harus kembali ke negara sendiri.

Aku merasa sedih bukan hanya karena harus berpisah sama mereka, tapi juga karena terasa Indonesia menjauh sedikit demi sedikit...
Tapi aku takkan melupakan segala hal yang bersama mereka.
Dan nanti, aku yang mendekati lagi Indonesia dan main ke rumah mereka di Indonesia.


Waktu kami naik bus di stasiun untuk berangat ke bandara, banyak teman mengantar mereka. Ketika kami sampai di bandara pun, banyak mahasiswa dan temannya datang untuk mengantar mereka.
Kehidupan mereka pasti menyenangkan karena bisa ketemu dengan banyak orang Jepang yang baik hati kayak mereka.

Aku ingin doakan semoga mereka sukses selalu di Indonesia.

Wednesday, April 02, 2008

Hanami

Kemarin, aku ikut "hanami(piknik memandang bunga sakura)". hanami itu diadakan di sebuah taman besar. kami, kira2 lima belas orang, berkumpul dan makan siang di bawah pohon sakura. Teman2 yang ikut hanami itu asalnya macam-macam, ada teman dari Indonesia, Thailand, Afganistan, dan tentu ada yang dari Jepang. Semua teman harus bawa satu jenis makanan, jadi kami bisa makan makanan2 berbagai jenis.

Awalnya, kami makan siang di pas bawah pohon sakura, tetapi, sesudah lewat satu jam, petugas taman datang dan menegur kami, katanya, tidak boleh duduk-duduk di dekat pohon sakura karena akar-akarnya tidak bisa tumbuh sehat.

Aku baru tahu hal itu. Dan kayaknya teman2 Jepang juga baru sadar. Karena kemarin anginnya kencang banget, jadi bahkan kami sengaja milih tempat dekat pohon biar pohonnya menghalangi angin kencang.

Iya, kemarin benar-benar anginnya kencang sekali. Waktu makan siang, makanannya semua kena debu deh, tapi, karena sakuranya indah banget, semuanya OK aja.