Friday, August 29, 2008

[info]konsultasi gratis oleh tenaga ahli untuk warga asing

Aku mau kasih info tentang konslutasi gratis untuk orang asing di Tokyo.
Kali ini, tempatnya Kasumigaseki, Chiyoda-ku.

Dalam konsultasi ini, Anda dapat berkonsultasi mengenai masalah hukum seperti visa, kawin dan cerai, masalah perburuhan,dll. Rahasia Terjamin, Tak Perlu Janji, dan GRATIS!

Siapa saja bisa berkonsulutasi di sana asal Anda orang asing.

Tenaga ahli kali ini, terdiri dari pengacara dan psikolog.

Penerjemah yang tersedia : penerjemah bhs Indonesia, bhs Inggris, bhs China, bhs Spanyol, bhs Korea, bhs Arab, dll.

Tanggal/Pukul : Sabtu, 6 September, pukul 13.00-16.00(resepsion sampai 15.00)

Bertempat di : Kodo Lt,12 Bengoshi kaikan(弁護士会館 12階 講堂)
1-1-3 Kasumigaseki, Chiyoda-ku, Tokyo

Stasiun terdekat:
St.Kasumigaseki, Lin Marunouchi Metro, Pintu keluar B1
St.Kasumigaseki, Lin Hibiya Metro, Pintu keluar A1
St.Kasumigaseki, Lin Chiyoda Metro, Pintu keluar C1

Informasi konsultasi gratis yang diadakan tempat lain bisa Anda dapat dari situs ini,
東京都国際交流委員会 外国人のため情報(informasi untuk warga asing)



Aku kurang tahu apakah setiap konsultasi menyediakan penerjemah bahasa Indonesia, jadi kalau Anda mau ikut konslutasi lain, lebih baik tanyakan dulu sebelumnya apakah penerjamah bhs Indonesia ada atau tidak.

Kalau konsultasi kali ini(yang di Kasumigaseki), ada penerjemah bahasa Indonesia.

Wednesday, August 27, 2008

Perawat Indonesia datang di Jepang

Pada awal bulan ini, perawat Indonesia datang ke Jepang untuk bekerja sebagai perawat(kangoshi:看護師) dan caregiver(kaigoshi:介護士) di Jepang.

Aku menonton dan membaca macam2 berita di TV dan Internet. Mereka belajar bahasa Jepang selama 6 bulan di pusat pelatihan dan akan diterjunkan tempat kerja masing-masing.
Walaupun mereka sudah bekerja sebagai perawat dan teutu sudah punya sertifikat perawat,
kalau sesudah hanya 6 bulan lewat, harus bekerja di rumah sakit atau panti jompo, pasti mereka akan mengalami kesulitan besar.

Aku coba bayangkan, aku punya berpengalaman bekerja di perpustakaan 4 tahun. Jadi, misalnya aku akan pergi ke negara orang untuk bekerja di perpus. Dan bahasanya tidak bisa sama sekali sebelum ke sana. Apakah aku bisa bekerja di sana sesudah belajar bahasanya hanya 6 bulan....hummm susah banget,,, aku harus belajar bahasanya setengah mati deh,,,

Apalagi, mereka akan ikut ujian sertifikat perawat dan caregiver Jepang. Apakah mereka bisa punya waktu untuk belajar untuk ujian setelah mulai bekerja?
Rumah sakit dan panti jompo yang akan menerima orang Indonesia seharusnya membantu mereka supaya bisa cepat berbahasa Jepang dan bisa lulus ujian.
Jangan sampai jadi seperti perusahan-perusahan yang menerima pemagang orang asing hanya untuk pakai sebagai tenaga murah.
Soal gaji, katanya, gaji mereka(perawat dan caregiver) terjamin sebesar gaji orang Jepang. (atau sedang diminta jaminannya?)

Aku berharap banyak perawat Indonesia akan mendapatkan sertifikat dan bisa bekerja lama di Jepang.

Oh,ya, Kaigoshi dalama bahasa Indonesia belum tentu ya. Di berita, macam2 kata muncul.
aku pakai "caregiver" dari media Indonesia, dan di sana ada tulisan "caregiver(perawat untuk orang lanjut usia) " gitu . Di acara TV NHK juga, aku dengar salah seorang perawat Indonesia yang diwawancarai di Indonesia menyebut kata "caregiver" .
Tapi kalau mendengar NHK world weekly program, disebut "pendamping lansia", dan di "Kamus Ilum-ilum sosial bahasa Jepang"(Pusat studi Jepang, UI) , aku menemukan kata "pekerja perawatan kesehatan". dan selain itu, kata-kata lain juga kudengar. misalnya perawat kesehatan(dan perawat biasa disebut "perawat medis").
Kata apa yang benar? Calon kaigoshi sendiri menyebut apa dalam bahasa Indonesia?
Kalau ada teman-teman dari Indonesia untuk bekerja sbg perawat dan caregiver, tolong! Aku nunggu infonya.

Friday, August 22, 2008

Pindah Rumah

Aku pindah rumah lagi.
Setelah kehidupan di Tokyo dalam dua tahun setengah, kami(aku dan suamiku) keluar dari Tokyo dan balik lagi ke Kanagawa.
Rumah barunya dekat pantai(dulu, kami tinggal dekat gunung di Kanagawa...). Kalau jalan kaki, hanya 10 menit saja bisa sampai di pantai.

Di sini, suasananya berbeda dengan tempat lama, banyak alam, orangnya dikit(maksudnya nga terlalu rame). Jadi, enak jalan-jalan.

Sekarang aku joging dua atau tiga kali seminggu. Dulu, aku joging keliling taman. Tapi habis pindah, joging di jalan yang sejajar pantai. Aku bisa menikmati pandangan indah sambil joging.

Masih baru lima hari habis pindah, jadi belum tahu apa-apa tentang kota ini. Nanti, kami jalan2 dan mencari toko, restoran dan macam2 tempat yang bisa kami nikmati.