Thursday, February 26, 2009

Ketemu salah satu calon kaigoshi

minggu kemarin, aku berkunjung ke sebuah rumah jompo di Kanagawa. Aku bekerja sebagai penerjemah antara calon kaigoshi dan staf2 di rumah jompo tersebut.

Di sana, dua orang Indonesia bekerja dari akhir Januari tahun ini. Waktu itu, aku ketemu salah satunya(satu lagi tidak masuk kerja karena sakit). Dia sudah cukup pintar bahasa Jepang sampai berkomunikasi dengan staf dan orang-orang yang dirawat di situ.
Staf2 juga sangat baik, mereka berusaha agar calong Kaigoshinya bisa ingat banyak pekerjaan dan cepat betah di sana.

Tapi, memang pekerjaan di rumah jompo cukup berat. Aku juga baru tahu apa yang mereka kerjakan setiap hari. Paling susahnya pindah pasien ke kursi roda, atau tempat tidur dan lain2. kebanyakan pasien tidak bisa bangun sendiri sehingga terbaring mulu di tempat tidur. jadi, waktu makan, harus pindah ke kursi roda. Selain itu, kalau ada acara-acara dan waktu mandi pun pindah tempat. Jadi,setiap kali stafnya yang angkat badan pasiennya dan pindah naik kursi roda atau pindah ke tempat tidur. Mungkin beratnya bukan main. 'Kan orang dewasa, bukan anak kecil. Jadi, katanya banyak staf kena sakit pinggang.

Tapi, iya, kalo calon kaigoshi yang kuketemu, dia bersemangat bekerja dan rajin sekali. pasti akan lulus ujian kaigoshi.
Aku tidak tahu bisa ketemu lagi sama dia(mudah-mudahan bisa ketemu lagi), tapi aku mendukung dan mendoakan dia biar akan bisa lulus ujian dan bisa bekerja terus di Jepang.